Sunday, September 4, 2016
Review Wardah Intense Matte Lipstick 04 Mauve Mellow
Assalamualaikum, beauties!
Brand kosmetik lokal tentu makin menarik perhatian para beauty junkies akhir-akhir ini. Salah satunya dari Wardah yang mengeluarkan lipstik seri terbarunya yaitu Intense Matte Lipstick. Seri Wardah yang satu ini cukup membuat banyak orang penasaran karena beragam shade-nya yang terlihat wearable. Kalau kamu, penasaran juga nggak? 😀
Selasa lalu, aku mendapatkan kesempatan untuk mengikuti acara Wardah Blogger Gathering Road to JFW. Pada acara tersebut, Wardah memberikan banyak sekali kejutan! Salah satunya adalah box cantik yang tersedia di meja para undangan. Yang isinya adalah Wardah Intense Matte Lipstick. Whoa!!
Friday, September 2, 2016
Antara Padang Savana Dieng dan Alun-Alun Kidul Yogyakarta
![]() |
| Antara Padang Savana Dieng dan Alun-alun Kidul Yogyakarta |
Holaa....assalamualaikum!
Sesuai janji-janji manis di beberapa postingan terakhir, aku mau melanjutkan cerita liburan selama 5 hari di Dieng-Jogja. Cerita sebelumnya bisa dibaca di Perjalanan Menuju Dieng
Hari kedua pagi buta, kami bersiap-siap untuk berangkat menuju Bukit Sikunir. Sekitar jam 3 pagi, kami sudah siap untuk berangkat dari homestay Puspa Indah Dieng. Ternyata udara di luar jauh lebih dingin dari hari sebelumnya. Jalanan diselimuti kabut tebal. Gelap sekali, hingga jarak pandang mata terbatas. Oh ya, kami menggunakan motor. Bisa dibayangkan dinginnya seperti apa... Aku pakai kaos, sweater, jaket dan sarung tangan. Tapi tetap menggigil parah. Mungkin karena kondisi badan benar sedang kurang fit. Di tengah perjalanan, gerimis turun dengan sangat tiba-tiba. Membuat kami agak kecewa. Karena yang kami kejar di Bukit Sikunir adalah golden sunrise yang katanya luar biasa indah. Tapi bagaimana bisa terlihat kalau misalnya hujan turun begini? Huhuhu.
Wednesday, August 24, 2016
ARC Review The Girl on Paper - Guillaume Musso (bahasa)
Bagaimana rasanya jika imajinasimu dipermainkan seenaknya?
Itulah yang aku rasakan saat membaca buku The Girl on Paper dari halaman awal. Hidup bisa saja sangat mulus dengan beragam keindahan yang dihadirkan di sekitarmu. Namun, tidak perlu menunggu lama untuk melihat semuanya serba diputar sekian ratus derajat!
Whoa... And i feel like... ini beneran nggak sih? Jangan-jangan ini bukan cerita fiksi.
Loh.
Seseorang yang diam-diam bertalenta, "ditemukan" oleh sahabatnya sendiri untuk menaiki tangga popularitas melalui kemampuannya dalam berkarya. Penulis dengan penjualan buku pertama jutaan di Los Angeles. Meski awalnya tidak nyaman, Tom Boyd, lelaki bertalenta itu akhirnya menikmati juga hidup barunya. Dolar, pujian, dan wanita impian. Rasanya seperti surga. Walau katanya neraka juga seperti serpihan surga.
Itulah yang aku rasakan saat membaca buku The Girl on Paper dari halaman awal. Hidup bisa saja sangat mulus dengan beragam keindahan yang dihadirkan di sekitarmu. Namun, tidak perlu menunggu lama untuk melihat semuanya serba diputar sekian ratus derajat!
![]() |
| ARC Review The Girl on Paper - Guillaume Musso (bahasa) |
Whoa... And i feel like... ini beneran nggak sih? Jangan-jangan ini bukan cerita fiksi.
Loh.
Seseorang yang diam-diam bertalenta, "ditemukan" oleh sahabatnya sendiri untuk menaiki tangga popularitas melalui kemampuannya dalam berkarya. Penulis dengan penjualan buku pertama jutaan di Los Angeles. Meski awalnya tidak nyaman, Tom Boyd, lelaki bertalenta itu akhirnya menikmati juga hidup barunya. Dolar, pujian, dan wanita impian. Rasanya seperti surga. Walau katanya neraka juga seperti serpihan surga.
Monday, August 22, 2016
Kedung Pedut, Pesona di Sudut Kulon Progo
Hola! Melanjutkan postingan sebelumnya Perjalanan Menuju Dieng, aku mau cerita soal salah satu eksotisme yang aku rasakan di salah satu Kabupaten di Yogyakarta. Lah kok dari Dieng langsung loncat ke Jogja aja? Kunjunganku ke Kedung Pedut ini di hari kelima liburanku, yang berarti hari terakhir liburan :D Tapi, dikarenakan cerita mengenai Kedung Pedut terlalu seru untuk dijadikan ujung cerita, akhirnya kuceritakan lebih awal deh. Hihi. Simak ya sampai akhir!
Friday, August 19, 2016
Perjalanan Menuju Dieng
Hola! Udah nggak sabar banget mau ceritain liburan singkatku selama 5 hari di Dieng dan Jogja. Aku berangkat hari Jumat malam, 12 Agustus naik KA Serayu Malam dari Stasiun Senen. Berhubung nuansanya backpacker, jadi aku dan rombongan naik kereta ekonomi dengan harga yang murah meriah Rp67.000 sampai ke Purwokerto.
Saat berangkat, badanku memang lagi kurang sehat. Demam sepanjang jalan. Jadi grasak-grusuk deh cari posisi tidur terbaik di bangku kereta ekonomi yang kurang empuk itu. Untungnya penumpang laki-laki di sebelahku sudah pindah dari awal ke bangku temannya. Jadi aku lebih leluasa untuk tidur.



