Wednesday, October 11, 2023
Apa Kabar 2023?
Tuesday, March 15, 2022
Hari-Hari Isolasi Mandiri
Halo! It's been a while..
Alhamdulillah akhirnya bisa kembali mengisi blog ini sebagai tulisan pertama di tahun 2022. Well, padahal udah pertengahan Maret ya! Hehe, karena di tahun ini ternyata banyak sekali kejutan yang terjadi since day one. Ada hal-hal yang nggak pernah kuperkirakan terjadi, malah terjadi. Suatu hari di bulan Februari, aku melihat sebuah gambar dari akun Instagram @thegangoffur, sebuah buku cerita anak, yang isinya kira-kira begini
"Saat yang terjadi tak sejalan dengan rencana, bukankah itu reminder bahwa kita cuma hamba?"
Deretan kata-kata itu ternyata dapat menenangkan diriku yang saat itu sedang dalam masa isolasi mandiri yang cukup melelahkan. Sebelumnya, aku tidak pernah membayangkan dapat bertahan berhari-hari di dalam satu ruangan dengan kondisi yang tidak baik-baik saja. Berhari-hari, aku mencoba untuk mencari apa yang sebenarnya sedang Allah persiapkan untukku melalui istirahat panjang yang diberikan di bulan Februari. Mungkin aku perlu benar-benar istirahat sejenak. Mungkin ini bonus atas kesibukan di waktu sebelumnya yang telah melewati batas. Atau ada kemungkinan-kemungkinan lain yang belum kudapatkan jawabannya hingga saat membuat postingan ini.
Tuesday, November 30, 2021
Manusia Ruangan Kaca
Pagi ini sedikit berbeda. Aku memasuki ruangan kaca itu tanpa menyapa siapapun. Tidak ada yang datang hari ini. Seperti mimpi, kondisi ini ternyata bisa terjadi di pertengahan tahun 2021 yang penuh kejutan. Aku menyalakan komputer, membuka beberapa aplikasi yang kubutuhkan mengisi hari. Ada tautan menuju pekerjaan rutin, kotak surat elektronik, halaman rapat daring yang segera dimulai, dan pemutar musik digital yang baru saja kuperpanjang masa langgannya. Semuanya berusaha mencuri perhatian. Belum sampai setengah hari, aku merasakan kekosongan yang luar biasa pada ruangan ini. Biasanya selalu ada cerita-cerita ajaib yang terdengar di tengah padatnya jam kerja. Penghuni ruangan ini begitu berharga. Mereka adalah tempat dimana kebahagiaan-kebahagiaan kecil tersimpan rapi dan kesedihan-kesedihan besar yang selalu terasa dibagi rata. Mereka seperti layaknya keluarga. Bekerja adalah aktivitas yang begitu menyenangkan apabila dilakukan bersama mereka. Dari pagi hingga menuju pergantian hari, kemungkinan kita sedang sama-sama berada pada halaman website yang sama. Menyelesaikan pekerjaan harian yang kadang terlihat tidak ada titik terangnya. Lagi-lagi, merasa tidak sendirian merupakan sebuah kekuatan untuk melanjutkan perjalanan. Melihat usaha mereka dan aku sendiri yang selalu berusaha memenuhi ekspektasi banyak orang, terkadang terasa melelahkan sekali. Karena akan selalu ada kekurangan yang bisa dinilai, serta kesalahan yang bisa dijatuhkan. Di dalam ruangan kaca, ada banyak cerita soal bagaimana perasaan gagal dalam memenuhi ekspektasi orang lain. Sepertinya kita pernah lupa, kalau kita tentu tidak bisa membuat semua orang senang.
Friday, September 17, 2021
What's Yours Will Find You
Sore ini sedikit mendung tapi senangnya belum begitu terasa bikin gerah. Sebelum keluar gedung kantor, jadi kepikiran untuk naik Transjakarta aja pulang kantor kali ini. Soalnya... yah udah lama banget gak naik TJ pas pulang, alias selama PPKM ini terbiasa naik Grab karena a lil bit parno. Padahal, naik TJ juga aman-aman aja insya Allah karena ada ketentuan prokes yang bikin penumpang merasa lebih safe.
Yaudah yuk, ke Halte Carolus! Sampai lupa rutinitas apa yg biasa dilakukan saat pulang naik TJ. Oh ya, pasang headset buat dengerin Spotify. Terpasanglah salah satu lagunya Kings of Convenience on repeat, karena lagi suka-sukanya. Kondisi di dalam Transjakarta sore itu agak lengang, aku beberapa kali dapat kesempatan untuk duduk. Tapi aku akhirnya memilih untuk duduk saat sudah setengah perjalanan. Aku hanya mendengarkan musik dari ponsel yang kutaruh di kantong celana sebelah kanan. Nggak ada yang aneh. Walau biasanya aku taroh di kantong tas atau jaket karena lebih mudah dijangkau. Iya, sore ini agak berbeda.
Setelah hampir mendekati halte lokasi transit, aku bangun dari kursi sambil memegang pegangan pada besi di atas kepala. Akhirnya aku jalan mendekati pintu keluar bus. Terlihat headset yang kukenakan kini menggantung terputus dengan induknya, alias si ponselku satu-satunya itu. Pantas suara musiknya terhenti. Ketika keluar dari bus dan berada di halte, aku berusaha menyambungkan kembali headset dengan ponselku.
Lho, tapi ponselku kok nggak ada di kantong? :(
Saturday, June 6, 2020
Rata Journey : Pengalaman Pertama Pakai Clear Aligner Rata.id
![]() |
| Teeth Aligner Rata |
Sebelumnya aku memang sudah lama ada rencana memakai braces (kawat gigi) untuk memperbaiki posisi gigi. Tapi atas pertimbangan satu dan lain hal, akhirnya aku gak jadi pasang braces. Sementara itu, belakangan ini aku cukup sering mendengar soal Rata, clear aligner produksi lokal yang fungsinya sama seperti braces. Setelah cukup banyak membaca dan menonton ulasan orang-orang yang lebih dulu memakainya, aku jadi semakin tahu soal produk ini. Akhirnya setelah yakin dan dapat persetujuan dari orang tua, aku mulai menghubungi CSnya Rata.
Thursday, April 23, 2020
Selamat Datang Ramadan
Meskipun rasanya tentu sangat berbeda dengan Ramadhan yang sudah lalu, Ramadhan tahun ini pastinya akan meninggalkan kesan yang juga spesial di hati umat muslim yah. Mungkin masih ada yang berat hati, ketika tidak bisa kembali merasakan tarawih di mesjid. Salah satunya adalah aku. Meskipun sebelumnya juga gak selalu rutin pergi tarawih ke mesjid, tapi ternyata perasaan sedih itu tetap tertinggal ya.
Malam ini adalah tarawih pertama tanpa ada suara speaker mesjid yang mengundang warga untuk tarawih. Sunyi. Biasanya kita selalu mendengar speaker-speaker mesjid yang bersahutan sambil menebak-nebak mesjid mana yang paling cepat selesai khutbahnya! Ya ampun, ternyata ini jadi momen yang dirindukan. Kemudian, biasanya anak-anak kecil pergi keluar dari mesjid dan membuat keributan yang agak mengganggu jamaah. And we missed it too.
Tuesday, March 24, 2020
Work From Home dan #DiRumahAja, Ngapain Ya?
1. Olahraga sederhana
Kalau biasanya kita terbiasa untuk jalan kaki dengan hitungan yang banyak saat berada di luar rumah, sekarang jadi bingung deh olahraganya gimana. Akhirnya aku mulai cari-cari video mini exercise yang bisa dilakukan setelah bangun tidur. Contohnya bisa dilihat di bawah ini. Well, kelihatannya simpel banget lho! Tapi akan sangat bermanfaat kalau bisa dilakukan setiap hari. Setelah itu baru deh mulai cari referensi olahraga lainnya yang lebih tinggi levelnya. lol
Thursday, March 19, 2020
Pandemi dan Jakarta
Saturday, November 30, 2019
Latsar CPNS. kayak gimana sih?
Halooo, assalamualaikum!
Nyaris akhir tahun ya, akhirnya bisa mengisi blog ini lagi. Jadi selama 4 bulan terakhir ngapain aja sampai gak ngeblog, sis? 😂
*take a deep breath*
Berhubung di awal tahun ini aku memulai hidup baru di salah satu instansi pemerintahan, jadinya perlu banyak adaptasi yang dibutuhkan, guys! Termasuk alokasi waktu yang semula untuk ngeblog, dialihkan ke aktivitas berfaedah lainnya yang sungguh mengejutkan. Tahun ini rasanya di luar perkiraan banget, perlu banyak persiapan dan persiapan. Kata kuncinya memang disitu. Sama seperti saat mau berangkat latsar CPNS bulan lalu, langsung heboh cari info sana-sini soal apa yang perlu disiapkan dan bagaimana sistemnya disana. Akhirnya menggabungkan info-info dari blog dan teman-teman lainnya yang jadinya cukup bikin pucing karena entah valid apa ngga. lol 😅
Friday, April 19, 2019
6 Langkah Sederhana Memulai Hidup Minimalis
![]() |
| 6 langkah memulai hidup minimalis (sumber gambar: Pexels) |
Sunday, December 30, 2018
2018: A Form of Self Love
Sadar kalau di tahun ini super jarang posting tulisan di blog, bahkan kadang sebulan sekali pun nggak. Beda banget kalau dibandingin sama tahun-tahun sebelumnya. Bukan karena nggak ada yang diceritain, melainkan karena terlalu banyak hal yang seru dan terjadi terus-menerus di tahun ini. Bingung aku tuuuh mau ceritain yang mana duluan, ended up nggak sama sekali! :))
Di akhir tahun ini, aku jadi kembali mengingat apa yang udah terjadi dan tercapai selama 12 bulan terakhir. Surprisingly, banyak sekali dan melebihi daftar resolusiku. Alhamdulillah. Untuk beberapa hal yang bisa di-share, berikut ini beberapa hal yang sangat kusyukuri bisa terjadi di tahun ini.
Wednesday, August 8, 2018
Manusia Baik
Sabtu lalu bukan akhir pekan yang biasa buatku. Karena di hari itu, salah satu teman dekat akhirnya mengakhiri masa lajangnya di kota kelahirannya, bukan Jakarta. Tapi Karawang. Tanpa keraguan sama sekali, aku berencana pergi kesana dari jauh-jauh hari dengan seorang teman lainnya. Rencana awal, kami akan pergi kesana menggunakan travel.
Semalam sebelumnya, ada perubahan yang mengharuskan kita pergi terpisah. Ia dengan kereta lokal Tj. Priok - Karawang dengan jadwal keberangkatan jam 9.55. Sementara acara resepsi dimulai pukul 11. Baiklah, aku akan tetap berangkat jam 8 pagi dengan travel, khawatir Cikampek macet dsb. Eh, serius ini tuh harus berangkat sendiri?
Travel pada pagi itu tidak begitu penuh. Aku memilih bangku paling belakang dekat jendela. Karena kupikir mungkin ini posisi paling nyaman buat orang yang masih ingin melanjutkan tidurnya. Tapi ternyata salah. Posisi ini malah tepat bagi yang ingin merasakan perubahan kondisi ban saat menabrak sesuatu atau mengerem mendadak. Hmm, kok rasanya kayak naik bis malam begini? Dua setengah jam perjalanan kuhabiskan untuk mendengarkan musik, browsing, berkirim pesan, dan mengetahui update temanku yang sedang menunggu kereta lokal di Tanjung Priok.
Sunday, June 10, 2018
Sleep Paralysis, Apaan Sih?
Semalam jadi waktu yang cukup sulit buatku untuk memejamkan mata. Biasanya jam 11 pun rasanya sudah ngantuk berat, beda dengan semalam aku harus terjaga sampai jam 2 pagi. Ketika speaker masjid sudah memberikan himbauan dan anak-anak sudah berkeliling menginformasikan kalau sudah waktunya sahur. Sayangnya aku sedang tidak ikut berpuasa, jadi yang harus dilakukan adalah berusaha tidur --- di tengah riuhnya suara tabuhan gendang orang-orang yang membangunkan sahur. Untungnya ini hari Minggu, jadi tidak perlu takut kesiangan. Tapi badan tetap gak bisa diajak kompromi juga sih lemesnya.
Berusaha memaksa untuk tidur, ponsel juga sudah dinonaktifkan dari beberapa puluh menit yang lalu.
Akhirnya aku berhasil tidur dan mimpi buruk.
Saturday, December 30, 2017
2017 Life Update: Resign dari Kantor
Semacam udah lama banget mau ngepost soal life update di tahun ini. Akhirnya sempat juga dipost saat 2017 hampir berakhir. 😅 Mohon maaf, ini dikarenakan terlalu banyak kejadian mengejutkan yang bikin aku merasa "duh nanti aja lah ditulisnya, nunggu endingnya dulu." Seakan-akan bakal beneran ada ending dari drama perpindahan kantor di tahun ini. Mari kita urutkan cerita awal resign dari kantor.
Selepas kuliah, aku dapat rejeki pekerjaan di sebuah media cetak which is ini merupakan salah satu jawaban dari mimpi sejak sekolah untuk bisa masuk ke dunia jurnalistik. Meskipun bukan sebagai jurnalis di sana, aku tetap merasa happy bisa support kebutuhan data dan dokumentasi untuk keperluan penulisan. Bekerja di media menjadi salah satu pengalaman yang menyenangkan dan menurutku perlu banget dilalui dengan penuh rasa syukur. Karena di sana, aku yang malas baca ini jadi perlu keep update banget sama informasi dan berita terkini dari dalam maupun luar negeri. Selain itu, juga bisa merasakan dunia media yang sangat dinamis, termasuk orang-orang di dalamnya yang selalu muda secara pikiran dan energi.
Sunday, July 16, 2017
Kenapa Nggak Main Path? (dan sekelumit daftar pertanyaan lainnya)
Assalamualaikum!
Makin kesini, aku kira bakal makin sedikit pertanyaan yang datang soal alasan kenapa nggak main Path. Diikuti dengan banyak pertanyaan lainnya, yang akhirnya menyadarkan aku pada suatu hal.
Pada suatu hari dan banyak hari lainnya, seorang teman bertanya “Path lo apa?”
Thursday, January 28, 2016
Lagu 2015
Friday, November 20, 2015
Meet Hana
Wednesday, September 23, 2015
21 dan Pencapaian
Sangat aneh rasanya ketika kita belum juga menyadari akan waktu yang telah tempuh di dunia dengan apakah sudah sesuai dengan jumlah pencapaian yang telah didapatkan. Itulah yang sering terpikirkan belakangan ini. Melihat banyaknya orang-orang dengan umur yang tidak jauh berbeda, bahkan cuma terpaut beberapa bulan dengan dengan kita, namun sudah mendapatkan banyak hal, membahagiakan banyak orang. Sebagai mahasiswa biasa yang aktivitasnya tidak jauh dari kuliah, mengerjakan tugas, ikut kepanitiaan sekali-kali, bekerja mencuri-curi pengalaman, dan senang-senang, terkadang lupa akan usia, meski target sudah tertulis di buku resolusi yang biasa diisi dengan penuh penghayatan di akhir tahun. Saat ini banyak sekali mimpi yang masih menumpuk, ditulis kembali pada resolusinya tiap bulan, bahkan tiap tahun. Tipikal takut mengambil resiko besar seperti saya, memang akhirnya mudah terhambat langkahnya. Semakin kesini, rasa waspada dan hati-hati disadari merupakan bagian dari kepribadian saya. Apalagi setelah mengikuti coaching clinic mengenai "personal branding" kemarin, saya semakin tahu dimana kelemahan dan bagaimana cara memperbaikinya untuk menjadi sesuatu yang unik, dan membuat saya berbeda dengan yang lain.
Sunday, July 26, 2015
Pizza di Kafe Baru
X: Eh, Na! Lo pernah makan pizza di kafe depan kantor belum?
Y: Yang baru itu ya? Udah gue, minggu lalu kesana bareng si Caca.
X: Enak gak? Enak gak?
Y: Enak kok lumayan, lagi promo tuh.
X: Oke nanti gue kesana deh. Makasih ya infonya.
Dan, pergilah si X ke kafe baru depan kantor itu. X membuka buku menu yang diberikan pelayan. Wah, gambar menunya menggiurkan. Akhirnya X memilih salah satu menu termahal yang memiliki simbol jempol alias chef recommended.
Thursday, March 26, 2015
Mandi Hujan
Karena perjalanan menuju kantor terlalu sayang untuk dilewatkan dengan tidur, aku mencoba mengambil ponsel dari saku dan mencari simbol burung biru pada layar. Burung biru merupakan salah satu jejaring yang membuatku merasa tidak perlu takut ketinggalan informasi, terutama soal perkiraan cuaca dan moda transportasi. Salah satu akun terpercaya memuat sebuah kicauan tentang perkiraan cuaca. Mataku fokus terhadap wilayah Jakarta Pusat, yang katanya akan berawan seharian. Alhamdulillah, pikirku. Jadi aku tidak perlu repot-repot mengeluarkan, mengeringkan, dan kembali melipat payung.









