Saturday, January 10, 2015

Halo!

Eh, halo? Apa masih ada yang bolak-balik mengintip blog ini? Hihi semoga masih ada.
Jadi ini postingan pertama saya di 2015, setelah sekitar empat bulan nggak posting. EMPAT BULAN? Iya. Dalam rentang waktu tersebut, bukannya saya tidak sama sekali mampir ke blogger.com loh. Beberapa kali saya coba nulis dan beberapa kali juga saya save as draft tulisan-tulisan itu. Well, ternyata nulis memang butuh timing. Nggak bisa dipaksakan atau benar-benar curi-curi kesempatan di tengah kesempitan. Uh, sempit banget emangnya?
Belakangan ini saya sudah mulai punya kesibukan baru setelah officially graduated :p Ternyata beraktivitas di Jakarta jauh memakan waktu dan tenaga dibanding di Depok. Dari harus bangun dan berangkat lumayan pagi buta, kemudian rebutan kursi di Transjakarta. 
You know, i feel like a ballerina every morning. 
Kenapa? Karena yaaa selama naik Transjakarta, kesempatan untuk dapat kursi itu cuma sepersekian persen deh kalau naiknya bukan dari shelter pertama. Ehm, dari shelter pertama juga nggak jamin juga sih sebenarnya. 
Why ballerina? Ketika saya harus berdiri di tengah sesaknya Transjakarta, kadang kaki kiri sama kaki kanan jaraknya bisa jauh banget gitu, dan salah satu kaki kudu miring supaya tetap survive sampai shelter tujuan. Yeah, kaki bisa napak aja udah happy kok! Haha hello Jakartans!
Kalau dipikir-pikir dan dihitung-hitung, waktu aktivitas saya di Jakarta nyaris sama saja dengan ketika waktu di Depok dulu. Kalau dulu udah suka ngeluh "Aduh 19 mana sih? lama banget." atau "Depok mataharinya 10 kali nih." Sekarang jadi mikir 1000 kali buat ngeluhin itu lagi hahaha. Jakarta ya Jakarta, nggak bisa dibanding-bandingkan hebohnya. Jujur, saya menikmati segala cerita perjalanan dari rumah menuju kantor dan sebaliknya, yang penuh akan drama itu. Mungkin itu salah satu cara untuk bersyukur.

Loh, kok malah jadi curhat yaaa... Tapi itu sedikit cerita dari keseharian baru saya. Kalau mau lebih lengkap, silakan buka tumblr saya ya.


Selamat tahun baru :)

Monday, September 29, 2014

Absurd Post #1

When everything like going wrong, time want you to ask
To someone who already knew what the very best version he could give to make it right
To someone who actually know what parts that should be repaired
To someone who doesn't know that he able to make it (almost) perfect

Who someone is?
Someone is you
Yourself
Yes, myself too

It's never too late to change
Even days replaced
But opportunities doesn't
It's growing bigger
Even doesn't wait for any longer

Sorry for my bad english, i still do practice hehe..

Sunday, August 31, 2014

Wisuda UI

Waktu, mengapa begitu buru-buru?
Mungkin kata-kata itu yang paling sering mengitari pikiran belakangan ini. Semakin banyak momentum yang terlewat, semakin terasa waktu begitu cepat meninggalkan dengan tega. Dua hari yang lalu, aku baru saja resmi menyandang gelar Sarjana Humaniora di Balairung, Kampus UI Depok. Suasana yang begitu khidmat ketika upacara berlangsung, membuatku merasa nostalgia, memutar waktu, mengingat-ingat awal pertama menginjakkan kaki di Balairung UI.

Empat tahun yang lalu, aku adalah mahasiswa baru yang menggunakan setelan kemeja dan rok putih serta jaket kuning kebanggaan. Bertepatan dengan bulan ramadhan, aku dengan ribuan mahasiswa baru lainnya bertugas untuk menyanyikan para wisudawan, senior yang belum kukenal. Namun ada cinta yang begitu besar pada kampus ini, sehingga aku rela bangun pagi setiap hari untuk latihan paduan suara sampai benar-benar menyanyikan untuk para wisudawan.

Saturday, August 23, 2014

Random Me

You have what others don't
You can do what others can't
You can choose while others only have one option
You complained something while others feel enough for what they got, even nothing
You happily played a game while others were tried to sleep
You slept while others were prayed and worked

Sometimes, i feel me...
...in that condition
Oh, yes
Human
Sure
We are human
But, it doesn't mean we should say 'oh that's ok' continously for what we've done
When i think, it's a mistake
I feel deeply down and talk to myself
 'Oh, God, sorry again'

And then i say,
Thanks God
For save me
For keep letting me awake
For always being here
For bless me

Feel grateful for anything
Seriously
Alhamdulillah

ps: sorry for my bad english, incorrect grammar, and poor vocabulary. I just randomly write all above when my neighborhood are celebrating the agustusan in front of my house. And you know the time show that it is almost midnight. Zzzzzz......

Retno Andini, 23:40

Sunday, August 10, 2014

Masa Transisi

Helloooo bloggers! So happy to be here again after a-really-long-not-productive-days to post. So, how's your day, guys? Yes, i think we are on the same boat, always feel blessed for anything happened in our life.
Oke, bahasa indonesia kembali.
Jadi begini, selama gak berkabar di blog, beberapa hal yang emeseyu emburegul terjadi dalam hidup saya. Masa-masa peralihan yang masih berlanjut hingga hari ini. Salah satunya adalah baru saja menyelesaikan kewajiban untuk disidang demi menjadi Sarjana Humaniora. Dan, alhamdulillah sudah terlewati dengan baik dengan beberapa hal yang sempat bikin emosi naik turun macam pendulum.
Lalu, apalagi?
 
Designed by Beautifully Chaotic