Wednesday, October 11, 2023

Apa Kabar 2023?

Halo, assalamualaikum! 
Membuka tulisan selalu jadi momen paling bingung mau memulai dari mana, karena terlalu banyak yang ingin diceritakan. Mungkin dimulai dari mengingat-ingat lagi, alasan awal aku membuat blog ini. Tentunya bukan karena keinginan sendiri, tapi pure untuk memenuhi tugas kuliah S1 saat semester 1 dan berlanjut dengan postingan curhatan aku sebagai mahasiswa yang kuliah-pulang-proyekan-liburan sesekali. Sampai akhirnya postingan lainnya tentang cerita yang agak personal, acara seru komunitas blog, dan hal-hal eksplisit lainnya ikut bergabung meramaikan juga. Nggak terasa, blog ini sudah menemaniku dari fase remajaku and now aku udah jadi istri orang! 🥳 Terima kasih blog sudah mengikuti perjalananku yang super panjang tapi insya Allah selalu ada kebaikan di dalamnya. Ehe.

Tuesday, October 11, 2022

Menunggu Senja Bersama Teman Hidup Traveloka

Sunsetfalls Garden and Resorts (sumber: https://sunsetfallsgardensandresort.com/)

Mencari hal-hal baik selepas pandemi berakhir sepertinya terasa mudah. Karena sepanjang lebih dari dua tahun kemarin, kita semua menimbun harapan dan keinginan tentang rencana-rencana yang ingin dilakukan seusai pandemi mereda. Buatku pribadi, pandemi telah mengingatkanku kembali tentang berharganya waktu dan kesempatan. Coba deh, apakah kamu sering berandai-andai "What if ..." ditambah aktivitas yang belum sempat dilakukan tapi ingin sekali diwujudkan. Pada pertengahan tahun 2022, segala harapan terasa hidup kembali. Orang-orang mulai kembali ke kantor pada hari kerja, datang ke konser saat akhir pekan, dan tak sedikit juga yang memilih waktunya untuk berlibur di dalam maupun luar kota.

Saturday, August 6, 2022

Sayonara @makanharusenak

Halooo! Super nggak terasa kita udah melewati pertengahan tahun 2022. How's 2022 so far? Tentunya banyak kejadian yang menyenangkan, sekaligus yang terjadi di luar dugaan yah. Karena, katanya segala sesuatu yang di luar rencana juga merupakan bagian dari kehidupan. Seperti yang terjadi pada suatu sore di bulan Mei 2022.

Monday, June 6, 2022

Review Teratu Brightening & Dark Spot Serum dan Phytocell Skin Treatment Essence

Review Teratu Brightening & Dark Spot Serum dan Phytocell Skin Treatment Essence
Review Teratu Brightening & Dark Spot Serum dan Phytocell Skin Treatment Essence

Hola, girls! Setelah sekitar 2 tahun nggak update penggunaan skincare, ternyata pandemi membuatku mulai explore lagi skincare baru yang cocok dengan semakin banyaknya kebutuhan kulitku :p Masih bertekad untuk less make up, more skincare dong mumpung wajah masih setengah tertutup masker. Kali ini aku mau share skincare yang sudah kugunakan 2 bulan terakhir dari Teratu. Salah satu brand lokal yang lumayan hype di media sosial dan penjualannya di e-commerce cukup bikin aku tambah penasaran. Is it that worth it?

Aku mencoba produk serum dan essence sekaligus dari Teratu supaya hasilnya lebih terasa. Ketika produknya sudah kuterima di rumah, packaging-nya aja udah cukup bikin aku ngerasa takjub. Pada kemasannya, terdapat unsur Indonesia yang dituangkan dalam visual wayang seperti pada gambar di atas. Dan hal lain yang nggak kalah penting, produk ini sudah terdaftar di BPOM sehingga sudah dipastikan aman ya, girls! Oke, aku memulai untuk review produk serumnya dulu ya!

Tuesday, March 15, 2022

Hari-Hari Isolasi Mandiri

Halo! It's been a while..

Alhamdulillah akhirnya bisa kembali mengisi blog ini sebagai tulisan pertama di tahun 2022. Well, padahal udah pertengahan Maret ya! Hehe, karena di tahun ini ternyata banyak sekali kejutan yang terjadi since day one. Ada hal-hal yang nggak pernah kuperkirakan terjadi, malah terjadi. Suatu hari di bulan Februari, aku melihat sebuah gambar dari akun Instagram @thegangoffur, sebuah buku cerita anak, yang isinya kira-kira begini 

"Saat yang terjadi tak sejalan dengan rencana, bukankah itu reminder bahwa kita cuma hamba?"

Deretan kata-kata itu ternyata dapat menenangkan diriku yang saat itu sedang dalam masa isolasi mandiri yang cukup melelahkan. Sebelumnya, aku tidak pernah membayangkan dapat bertahan berhari-hari di dalam satu ruangan dengan kondisi yang tidak baik-baik saja. Berhari-hari, aku mencoba untuk mencari apa yang sebenarnya sedang Allah persiapkan untukku melalui istirahat panjang yang diberikan di bulan Februari. Mungkin aku perlu benar-benar istirahat sejenak. Mungkin ini bonus atas kesibukan di waktu sebelumnya yang telah melewati batas. Atau ada kemungkinan-kemungkinan lain yang belum kudapatkan jawabannya hingga saat membuat postingan ini.

Tuesday, November 30, 2021

Manusia Ruangan Kaca

Pagi ini sedikit berbeda. Aku memasuki ruangan kaca itu tanpa menyapa siapapun. Tidak ada yang datang hari ini. Seperti mimpi, kondisi ini ternyata bisa terjadi di pertengahan tahun 2021 yang penuh kejutan. Aku menyalakan komputer, membuka beberapa aplikasi yang kubutuhkan mengisi hari. Ada tautan menuju pekerjaan rutin, kotak surat elektronik, halaman rapat daring yang segera dimulai, dan pemutar musik digital yang baru saja kuperpanjang masa langgannya. Semuanya berusaha mencuri perhatian. Belum sampai setengah hari, aku merasakan kekosongan yang luar biasa pada ruangan ini. Biasanya selalu ada cerita-cerita ajaib yang terdengar di tengah padatnya jam kerja. Penghuni ruangan ini begitu berharga. Mereka adalah tempat dimana kebahagiaan-kebahagiaan kecil tersimpan rapi dan kesedihan-kesedihan besar yang selalu terasa dibagi rata. Mereka seperti layaknya keluarga. Bekerja adalah aktivitas yang begitu menyenangkan apabila dilakukan bersama mereka. Dari pagi hingga menuju pergantian hari, kemungkinan kita sedang sama-sama berada pada halaman website yang sama. Menyelesaikan pekerjaan harian yang kadang terlihat tidak ada titik terangnya. Lagi-lagi, merasa tidak sendirian merupakan sebuah kekuatan untuk melanjutkan perjalanan. Melihat usaha mereka dan aku sendiri yang selalu berusaha memenuhi ekspektasi banyak orang, terkadang terasa melelahkan sekali. Karena akan selalu ada kekurangan yang bisa dinilai, serta kesalahan yang bisa dijatuhkan. Di dalam ruangan kaca, ada banyak cerita soal bagaimana perasaan gagal dalam memenuhi ekspektasi orang lain. Sepertinya kita pernah lupa, kalau kita tentu tidak bisa membuat semua orang senang. 

Friday, September 17, 2021

What's Yours Will Find You

Sore ini sedikit mendung tapi senangnya belum begitu terasa bikin gerah. Sebelum keluar gedung kantor, jadi kepikiran untuk naik Transjakarta aja pulang kantor kali ini. Soalnya... yah udah lama banget gak naik TJ pas pulang, alias selama PPKM ini terbiasa naik Grab karena a lil bit parno. Padahal, naik TJ juga aman-aman aja insya Allah karena ada ketentuan prokes yang bikin penumpang merasa lebih safe.

Yaudah yuk, ke Halte Carolus! Sampai lupa rutinitas apa yg biasa dilakukan saat pulang naik TJ. Oh ya, pasang headset buat dengerin Spotify. Terpasanglah salah satu lagunya Kings of Convenience on repeat, karena lagi suka-sukanya. Kondisi di dalam Transjakarta sore itu agak lengang, aku beberapa kali dapat kesempatan untuk duduk. Tapi aku akhirnya memilih untuk duduk saat sudah setengah perjalanan. Aku hanya mendengarkan musik dari ponsel yang kutaruh di kantong celana sebelah kanan. Nggak ada yang aneh. Walau biasanya aku taroh di kantong tas atau jaket karena lebih mudah dijangkau. Iya, sore ini agak berbeda.

Setelah hampir mendekati halte lokasi transit, aku bangun dari kursi sambil memegang pegangan pada besi di atas kepala. Akhirnya aku jalan mendekati pintu keluar bus. Terlihat headset yang kukenakan kini menggantung terputus dengan induknya, alias si ponselku satu-satunya itu. Pantas suara musiknya terhenti. Ketika keluar dari bus dan berada di halte, aku berusaha menyambungkan kembali headset dengan ponselku. 

Lho, tapi ponselku kok nggak ada di kantong? :(

Sunday, July 18, 2021

Hari ini Senang, Besok Belum Tentu

Memasuki bulan ketujuh di tahun 2021, ketika banyak hal asing semakin sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Bangun pagi, buka mata, melihat tampilan chat masuk yang memuat berita duka kerabat. Siang hari, di tengah padatnya to-do list yang perlu dikerjakan, terdengar pengumuman dari pengeras suara masjid sekitar rumah tentang kepulangan seorang tetangga. Rasanya begitu egois kalau ingin mengatakan masa ini begitu sulit, karena tentunya kesulitan ini juga dialami banyak orang di luar sana. Terlebih bagi mereka yang menjadi bagian dari kehilangan, kepergian, kepulangan segala hal yang dicintainya.

Mata tidak begitu kering lagi kini, karena keadaan membuatnya belajar menjadi lebih sensitif. Tangisan berkali-kali mengalir bersamaan dengan kesedihan yang seakan-akan tidak ada habisnya. Berapa banyak orang di dunia ini yang ingin menanyakan "sampai kapan?". Kalau saja ada yang memiliki jawaban atas pertanyaan yang terlihat sederhana ini.

Ponsel seperti kebanjiran berita. Sosial media dan messenger sepertinya berlomba-lomba ingin lebih dahulu memberitakan. Alih-alih membuat tenang, malah bikin resah tidak karuan.  Namun tidak ada tempat untuk bersembunyi. Mungkin ini waktunya kita mempergunakan mata, hati, dan telinga sebagai mestinya. Semua terasa secukupnya saja sudah lebih dari cukup.

Kalau hari ini sedih, semoga besok bisa senang. Kalau hari ini senang, simpan senangmu baik-baik karena saudaramu sedang sedih. 


Monday, November 2, 2020

Review Scarlett Whitening Body Care

Halo, assalamualaikum teman-teman! Kembali lagi ngomongin kebiasaan baru selama pandemi, aku jadi lebih sering explore hal-hal baru yang bisa dilakukan dengan keterbatasan waktu dan tempat. Salah satunya, mencari-cari kegiatan apa aja yang bisa bikin tetap happy dan baik-baik aja selama lebih sering menghabiskan waktu #DiRumahAja. Yasss! Walaupun dalam seminggu tetap beberapa kali pergi ke kantor, aku masih jauh lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Lalu, segala hacks yang ada di internet berusaha dilakukan supaya bisa tetap nyaman dan produktif melakukan banyak hal di rumah. :p

Sebelum masa pandemi, aku termasuk orang yang suka banget wewangian. Sebelum pergi ke luar rumah, selalu nggak lupa pakai body lotion dan parfum. Simply karena kegiatan ini menyenangkan dan bikin lebih semangat tiap beraktivitas di luar rumah. Kemudian ketika lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, aku jadi lupa dengan rutinitas satu ini, karena merasa buat apa ya wangi-wangi kalau #DiRumahAja? Ternyata setelah aku berusaha rediscover kebiasaan aku tiap harinya, kegiatan ini sepertinya perlu tetap dilakukan walau nggak pergi ke luar rumah.

Review Scarlett Whitening Body Care

Sunday, October 18, 2020

Rata Journey : Pengalaman Pertama Pakai Clear Aligner Rata.id PART 2

Halo, assalamualaikum teman-teman! Menyambung postingan sebelumnya soal Rata Journey, aku ingin update perkembangannya nih setelah sekitar 15 minggu menggunakan full set aligner dari Rata. Aku mulai dari bulan Juni ya!

Rata Journey : Pengalaman Pakai Clear Aligner Rata.id

8 Juni 2020 - Video Consultation dengan Dokter

Setelah mendapatkan tiga aligner pertama dari Rata, aku dijadwalkan untuk melakukan konsultasi awal pemakaian aligner dengan dokter. Pada sesi konsultasi ini, dokter memberikan penjelasan mengenai apa saja yang aku dapatkan dari Rata, yaitu 3 set aligner, chewies, dan casing Rata. Selain itu, aku juga diberikan penjelasan mengenai langkah awal penggunaan aligner serta bagaimana perawatannya. Pada sesi konsultasi ini, aku juga diinfokan kalau akan ada treatment tambahan berupa slicing untuk memberikan jarak pada gigi yang crowded agar dapat bergerak sesuai yang diharapkan. Sehingga admin Rata pun langsung melakukan konfirmasi untuk membuat appointment visit ke Klinik Rata.

Monday, July 20, 2020

Review Somethinc Niacinamide + Moisture Beet Serum

Review Somethinc Niacinamide + Moisture Beet Serum

Hola! It's been a long time gak bikin review soal skincare ya. Karena memang 2 tahun terakhir belum berani nyoba-nyoba skincare baru, alias agak parno kalau hasilnya failed lagi kayak hasil pemakaian essence di tahun 2018. Beruntusan gak kelar-kelar kala itu. Zad. Akhirnya memasrahkan diri untuk pakai basic skincare aja sama perawatan rutin ke skin clinic. Tapi berhubung pandemi, jadi belum datang ke skin clinic selama 4 bulan terakhir. Zad (2). Lalu beruntusan pun datang lagi...

Saturday, June 6, 2020

Rata Journey : Pengalaman Pertama Pakai Clear Aligner Rata.id

Teeth Aligner Rata
Teeth Aligner Rata
Halo, assalamualaikum guys! Kali ini mau ceritain salah satu kegiatan baru yang aku lakukan selama quarantine di rumah. Bagi yang berteman sama aku di Instagram, pasti udah sempat beberapa kali lihat story soal Rata yah. Aku mau coba ceritain pengalamanku dari awal.

Sebelumnya aku memang sudah lama ada rencana memakai braces (kawat gigi) untuk memperbaiki posisi gigi. Tapi atas pertimbangan satu dan lain hal, akhirnya aku gak jadi pasang braces. Sementara itu, belakangan ini aku cukup sering mendengar soal Rata, clear aligner produksi lokal yang fungsinya sama seperti braces. Setelah cukup banyak membaca dan menonton ulasan orang-orang yang lebih dulu memakainya, aku jadi semakin tahu soal produk ini. Akhirnya setelah yakin dan dapat persetujuan dari orang tua, aku mulai menghubungi CSnya Rata.

Wednesday, May 6, 2020

Film The Help - 2011 : Lesson Learned

Beberapa film diciptakan untuk menghibur, beberapa film lainnya diciptakan untuk mengubah hidup banyak orang. Mungkin ini yang aku rasakan setelah selesai nonton The Help. Am I too late to watch this movie? I hope not. Sepanjang nonton film ini, aku malah merasa sedang berada di waktu yang tepat untuk melihatnya. Film ini mengangkat tentang isu diskriminasi ras di Amerika dengan latar tahun 60-an. Pada masa itu, diskriminasi sangat kental terjadi sehari-hari pada para pembantu berkulit hitam di rumah orang-orang berkulit putih di Kota Jackson.

Thursday, April 23, 2020

Selamat Datang Ramadan

Alhamdulillah, bulan yang paling ditunggu-tunggu akhirnya tiba juga!
Meskipun rasanya tentu sangat berbeda dengan Ramadhan yang sudah lalu, Ramadhan tahun ini pastinya akan meninggalkan kesan yang juga spesial di hati umat muslim yah. Mungkin masih ada yang berat hati, ketika tidak bisa kembali merasakan tarawih di mesjid. Salah satunya adalah aku. Meskipun sebelumnya juga gak selalu rutin pergi tarawih ke mesjid, tapi ternyata perasaan sedih itu tetap tertinggal ya.

Malam ini adalah tarawih pertama tanpa ada suara speaker mesjid yang mengundang warga untuk tarawih. Sunyi. Biasanya kita selalu mendengar speaker-speaker mesjid yang bersahutan sambil menebak-nebak mesjid mana yang paling cepat selesai khutbahnya! Ya ampun, ternyata ini jadi momen yang dirindukan. Kemudian, biasanya anak-anak kecil pergi keluar dari mesjid dan membuat keributan yang agak mengganggu jamaah. And we missed it too.

Tuesday, March 24, 2020

Work From Home dan #DiRumahAja, Ngapain Ya?

Lewat seminggu di rumah, mulai kehabisan ide nggak sih mau ngapain lagi? Semoga nggak ya. Selain menikmati waktu bersama keluarga, jadi mulai kepikiran kegiatan-kegiatan yang selama ini pengen dilakukan tapi belum kesampaian karena terbentur waktu. Berikut kegiatan yang biasa aku lakukan selama Work from Home dan #dirumahaja, siapa tau bisa jadi inspirasi juga untuk kamu.

1. Olahraga sederhana
Kalau biasanya kita terbiasa untuk jalan kaki dengan hitungan yang banyak saat berada di luar rumah, sekarang jadi bingung deh olahraganya gimana. Akhirnya aku mulai cari-cari video mini exercise yang bisa dilakukan setelah bangun tidur. Contohnya bisa dilihat di bawah ini. Well, kelihatannya simpel banget lho! Tapi akan sangat bermanfaat kalau bisa dilakukan setiap hari. Setelah itu baru deh mulai cari referensi olahraga lainnya yang lebih tinggi levelnya. lol

Thursday, March 19, 2020

Pandemi dan Jakarta

Hampir lupa rasanya, atau malah tidak pernah merasakan sebelumnya, keluar rumah dalam keadaan was-was. Tapi hari tetap harus berlanjut. Perasaan itu terus menghantui, dimulai dari aktivitas pertama yang dilakukan setelah membuka pagar rumah. Apakah helm ojek online yang akan aku pakai ini bersih dan aman? Setelah dipakai, buru-buru kuambil hand sanitizer dari kantong depan tas ranselku. Kusemprotkan kedua telapak tangan untuk membuat diriku merasa lebih tenang.



Saturday, November 30, 2019

Latsar CPNS. kayak gimana sih?


Halooo, assalamualaikum!

Nyaris akhir tahun ya, akhirnya bisa mengisi blog ini lagi. Jadi selama 4 bulan terakhir ngapain aja sampai gak ngeblog, sis? 😂

*take a deep breath*

Berhubung di awal tahun ini aku memulai hidup baru di salah satu instansi pemerintahan, jadinya perlu banyak adaptasi yang dibutuhkan, guys! Termasuk alokasi waktu yang semula untuk ngeblog, dialihkan ke aktivitas berfaedah lainnya yang sungguh mengejutkan. Tahun ini rasanya di luar perkiraan banget, perlu banyak persiapan dan persiapan. Kata kuncinya memang disitu. Sama seperti saat mau berangkat latsar CPNS bulan lalu, langsung heboh cari info sana-sini soal apa yang perlu disiapkan dan bagaimana sistemnya disana. Akhirnya menggabungkan info-info dari blog dan teman-teman lainnya yang jadinya cukup bikin pucing karena entah valid apa ngga. lol 😅

Tuesday, July 23, 2019

5 Kuliner Halal yang Wajib Dicoba di Tokyo, Jepang

Sebagai penggemar kuliner Jepang, tentu aku punya keinginan untuk nyobain langsung di negara asalnya. Seringkali aku melihat review kuliner dari teman-teman yang sudah pernah pergi kesana, jatuhnya aku jadi makin penasaran! Beberapa kuliner di bawah ini yang bakal jadi tujuanku nanti kalau ada kesempatan pergi ke Tokyo, Jepang. 😍

1. Shinjuku Gyoen Ramen Ouka
Sumber : instagram Ramen Ouka Shinjuku
First thing first, makanan pertama yang bakal aku cobain di Jepang yaitu ramen! Dari tampilannya aja udah menarik yah! Apalagi kedai ramen ini juga menyediakan vegan dan halal menu. Jadi gak perlu ragu deh kalau pergi ramai-ramai kesini karena pilihan menunya banyak. Seperti set menu yang ada di gambar, ramennya bersamaan dengan ayam panggang, telur setengah matang, chicken dumpling, nasi, dan dessert. Super lengkap nih untuk makan siang.

Sunday, May 5, 2019

Empties Skincare & Toiletries Early 2019

Empties Skincare & Toiletries Early 2019
Masih ada hubungan dengan postingan sebelumnya di blog ini, aku mau share bagaimana siklus pergantian toiletries di rumah. Wow, rasanya gak pernah bahas beauty haul --karena bukan beauty blogger--, tiba-tiba mau share empties. Ehee... Beberapa bulan terakhir, aku benar-benar mencoba untuk stop belanja skincare & make-up kalau misalnya gak ada yang habis di rumah. Karena selain bikin penuh meja, kebanyakan produk juga bikin aku bingung pakai secara adil biar habisnya bareng. 😂

Friday, April 19, 2019

6 Langkah Sederhana Memulai Hidup Minimalis


6 langkah memulai hidup minimalis (sumber gambar: Pexels)
Pada suatu pagi, aku bersiap-siap mau pergi ke suatu acara. Lalu ketika buka lemari baju, terpilihlah satu baju yang bisa dibilang favorit karena lumayan sering dipakai. Sementara 80% isi lemari bisa dibilang super jarang dipakai. Karena merasa udah gak cocok, gak muat, atau udah gak sparks joy lagi kalau kata Marie Kondo. Setelah itu, aku langsung merasa kalau ada yang salah sama sistem penyimpananku --atau malah gaya hidupku--. Beberapa hari setelahnya, aku mengeluarkan baju-baju yang sudah memenuhi isi lemari tapi gak terpakai itu, dan mengalihkannya ke orang lain. Momen ini membuatku tersadar kalau sebenarnya aku hanya butuh sedikit baju di lemari! Kemudian aku berusaha mengaplikasikannya untuk barang-barang lain, seperti toiletries dan fashion items lainnya.

 
Designed by Beautifully Chaotic